Translate

Selasa, 27 Mei 2014

9 Komponen Kebugaran Tubuh

9 Komponen Kebugaran Tubuh

Konsep 'kebugaran tubuh' dapat dibagi menjadi beberapa bagian, untuk menggambarkan dan menjelaskan setiap elemen adalah sebagai berikut:
  1. 1. Kekuatan - Adalah kontraksi maksimal yang dihasilkan otot, merupakankemampuan untuk membangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan. (memegang atau menahan suatu benda atau orang)
·         Laki-laki kira-kira 25% lebih besar dari wanita (Testoteronmerupakan anabolik steroid).
·         Diukur dengan dinamometer. 
  1. 2.  Daya - kekuatan dan kecepatan kontraksi otot yang dinamis dan eksplosif serta  melibatkan pengeluaran kekuatan otot yang maksimal dalam waktu yang secepat-cepatnya atau  power merupakan hasil perkalian antara gaya (force) dan jarak (distance) dibagi dengan waktu (time),  contoh : (melompat atau berlari awal) Banyak tes power yang sekarang digunakan tidak melibatkan komponen gaya, jarak, dan waktu. Kenyataannya hanya mengukur jarak sebagai hasil kerja. Misalnya, Vertical Jump Test, Standing Broad atau Long Jump, Vertical Arm-Pull (distance). 
  1. 3.      Agility - Kelincahan (agility) adalah kemampuan untuk mengubah arah dan posisi tubuh dengan cepat dan tepat pada waktu sedang bergerak, tanpa kehilangan keseimbangan dan kesadaran akan posisi tubuhnya.  (zigzag berjalan atau memotong gerakan)Latihan-latihan yang dapat meningkatkan kelincahan (Agility) seseorang adalah sebagai berikut:
·         Lari suttle run ( lari bolak-balik) yaitu latihan lari dengan jarak 4-5 meter dan dilakukan dengan cepat dan bolak balik
·         Lari Zig-zag (lari belak-belok) yaitu lari yang dilakukan dengan zig-zag diantara beberapa titik (jarak titik 1-2 meter)
·         Lari Segala Arah yaitu lari yang dilakukan menurut komando dari pelatih misalnya kanan-kiri, depan-belang, melintang dst. Demikian bentuk-bentuk latihan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kecepatan gerak dan kelincahan gerak. Mohon kritik dan saran dari pembaca untuk meningkatkan kualitas blog ini
·         Illinois Agility Test
  1. 4.  Balance  - kemampuan untuk mempertahankan posisi atau sikap tubuh secara tepat pada  saat melakukan gerakan. Keseimbangan tersebut dapat berupa keseimbangan statis (static balance), contoh (misalnya handstand ) ada saat berdiri maupun keseimbangan dinamis (dynamic balance) pada saat melakukan suatu gerakan tertentu, contoh (misalnya rutinitas senam). Tes keseimbangan Sederhana melibatkan upaya untuk tetap tegak, baik pada satu kaki, bola kaki atau dengan mata tertutup. Di situs ini terdapat berbagai tes keseimbangan. Beberapa tes keseimbangan dapat dikombinasikan dengan ataxiameter, yang mengkuantifikasi gerakan kepala. Juga papan jungkat sering digunakan untuk mengukur keseimbangan statis.
·         Standing Stork Test 
  1. 5.   Fleksibilitas - Kelentukan adalah kemampuan tubuh untuk melakukan gerak melalui ruang gerak sendi atau ruang gerak tubuh secara maksimal. Kelentukan gerak tubuh pada persendian tersebut, sangat dipengaruhi oleh : elastisitas otot, tendon dan ligamen di sekitar sendi serta kualitas sendi itu sendiri. Terkait dengan kesehatan, maka kelentukan merupakan salah satu parameter atau tolok ukur kesembuhan akibat cedera dan penyakit-penyakit sistem muskuloskeletal. (Pelaksana split kaki) Dipengaruhi oleh:
·         Jenis sendi; Struktur tulang; Jaringan sekitar sendi, otot, tendon dan ligamen.
·         Wanita (terutama ibu hamil) lebih lentur dari laki-laki.
·         Anak-anak lebih besar dari orang dewasa.
·         Puncak kelenturan terjadi pada akhir masa pubertas.
·         Penting pada setiap gerak tubuh karena meningkatkan efisiensi kerja otot.
·         Dapat mengurangi cedera (orang yang kelenturannya tidak baik cenderung mudah mengalami cedera).
·         Pengukuran: Duduk tegak depan (Sit and reachTest) Flexometer.

6.     Daya Tahan Otot local
Kemampuan otot tunggal untuk melakukan pekerjaan yang berkelanjutan (misalnya mendayung atau bersepeda)
·         Sit-up Test: Seperti di atas, diulang sebanyak sit-up mungkin tanpa istirahat. Proses melelahkan otot (otot atau kelompok) untuk mengukur daya tahan yang dapat diulang dengan bagian tubuh.

7.      Daya tahan jantung - Kemampuan jantung, paru dan pembuluh darah untuk berfungsi secara optimal pada waktu kerja dalam mengambilO2 secara maksimal (VO2 maks) dan menyalurkannya keseluruh tubuh terutama jaringan aktif sehingga dapat digunakan untuk proses metabolisme tubuh. (misalnya berjalan jarak jauh)
·   Kemampuan otot-otot besar untuk melakukan pekerjaan cukup berat dalam waktu lama secara terus menerus.
·         Merupakan komponen kebugaran jasmani terpenting.
·         Pengukuran : test lari 2,4 Km (12 menit)

scoring: There are several equations that can be used to estimate VO2max (in ml/kg/min) from the distance score (a formula for either kms or miles):
Results Table for Adult Males
rating
distance (meters)
excellent
> 2700 m
good
2300 - 2700 m
average
1900 - 2300 m
below average
1500 - 1900 m
poor
< 1500 m

8.     Kekuatan Daya tahan - Merupakan kemampuan untuk kontraksi sub maksimal secara berulang-ulang atau untuk berkontraksi terus menerus dalam suatu waktu tertentu. (ledakan terus menerus rebound melalui permainan basket seluruh)

·         Mengatasi kelelahan.
·         Pengukuran : Push up test, Sit up test.

Push Up Test (Perempuan)

Usia
17-19
20-29
30-39
40-49
50-59
60-65
Sangat baik
> 35
> 36
> 37
> 31
> 25
> 23
Baik
27-35
30-36
30-37
25-31
21-25
19-23
Di atas rata-rata
21-27
23-29
22-30
18-24
15-20
13-18
Rata-rata
11-20
12-22
10-21
8-17
7-14
5-12
Bawah rata-rata
6-10
7-11
5-9
4-7
3-6
2-4
Miskin
2-5
2-6
1-4
1-3
1-2
1
Sangat Miskin
0-1
0-1
0
0
0
0

Push Up Test (Pria)
Usia
17-19
20-29
30-39
40-49
50-59
60-65
Sangat baik
> 56
> 47
> 41
> 34
> 31
> 30
Baik
47-56
39-47
34-41
28-34
25-31
24-30
Atas rata-rata
35-46
30-39
25-33
21-28
18-24
17-23
Rata-rata
19-34
17-29
13-24
11-20
9-17
6-16
Bawah rata-rata
11-18
10-16
8-12
6-10
5-8
3-5
Miskin
4-10
4-9
2-7
1-5
1-4
1-2
Sangat Miskin
<4
<4
<2
0
0
0

9.    Koordinasi - Koordinasi didefinisikan sebagai hubungan yang harmonis dari hubungan saling pengaruh di antara kelompok-kelompok otot selama melakukan kerja, yang ditunjukkan dengan berbagai tingkat keterampilan. Koordinasi ini sangat sulit dipisahkan secara nyata dengan kelincahan, sehingga kadang-kadang suatu tes koordinasi juga bertujuan mengukur kelincahan

·         Take the Test
·         Alat test 1 kursi dan seorang teman (atau cermin). Duduklah di kursi dan meminta pasangan Anda untuk menonton apa yang terjadi ketika Anda berdiri.
1)      Apakah kita menarik kepala Anda?
2)      Kencangkan punggung bawah?
3)      Mendorong dada Anda ke depan?
4)      Atau apakah Anda merasa perlu untuk menggunakan Lengan Anda untuk berdiri?

·         Dalam gerakan di atas, hanya otot-otot yang diperlukan untuk membuat Anda keluar dari kursi yang digunakan - terutama paha depan di bagian depan paha.